Dirikan Posko Pengungsi Aceh Tamiang, YBMI bagikan terpal, Sembako, dan Pipanisasi Air Bersih

Respon Bencana Aceh & Sumatra
WhatsApp Image 2025 12 18 at 18.27.50

YBMI Dirikan Posko Bencana di Desa Bandar Mahligai, Salurkan Bantuan Logistik dan Air Bersih

Aceh Tamiang – 18 Desember 2025. Yayasan Baitul Muamalah Indonesia (YBMI) mendirikan Posko Bencana Aceh yang berlokasi di Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai bentuk respon cepat terhadap kondisi masyarakat terdampak bencana. Kegiatan pendirian posko dan penyaluran bantuan ini dilaksanakan.

Melalui posko tersebut, YBMI menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan dasar berupa tenda pengungsian, paket sembako, kelambu, terpal (tando), serta program pipanisasi air bersih guna mendukung kebutuhan hidup harian warga yang terdampak. Bantuan ini difokuskan untuk memperkuat daya tahan masyarakat di masa tanggap darurat sekaligus memastikan akses terhadap air bersih tetap terpenuhi.

WhatsApp Image 2025 12 18 at 18.27.48

Koordinator Posko Bencana YBMI, Abu Umar Al Qassam, menyampaikan bahwa pendirian posko ini tidak hanya menjadi pusat distribusi logistik, tetapi juga sebagai titik koordinasi informasi dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat sekitar.

“Posko ini kami siapkan sebagai pusat layanan kemanusiaan, tempat distribusi bantuan, sekaligus titik koordinasi relawan agar bantuan dapat tersalurkan secara tepat, cepat, dan aman kepada warga yang membutuhkan,” ujar Abu Umar Al Qassam.

Direktur Utama YBMI menegaskan bahwa kehadiran YBMI di Aceh Tamiang merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menjalankan misi kemanusiaan secara berkelanjutan, khususnya pada sektor tanggap bencana, pemenuhan kebutuhan dasar, dan pemulihan awal masyarakat terdampak.

Dengan dukungan para relawan dan sinergi bersama masyarakat setempat, YBMI berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Yayasan Baitul Muamalah Indonesia akan terus memantau perkembangan di lapangan dan berkomitmen melanjutkan program-program kemanusiaan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.